INFO MARKAS

Berita

Tulisan

Kegiatan

I AM A POLITICIAN

Sejak terbukanya kran demokrasi, kata politik sudah tak asing lagi bahkan menjadi topik perbincangan sehari-hari. Sebagian dari kita mungkin saja belum sadar bahwa dalam kehidupan sehari-hari telah terjadi politik sederhana.

Semangat kita, pilihan kita, kegiatan keseharian kita, sebenarnya semua itu merupakan politik.

Jika politik bagian dari negara/pemerintahan, bukankah kita bagian dari mereka?

Jika politik tentang bagaimana cara memilih pemimpin, bukankah setiap orang adalah pemimpin?

Jika politik tentang kekuasaan, bukankah peperangan terbesar dalam kehidupan adalah melawan hawa nafsu, menang ketika kita bisa menguasai diri sendiri?

Merunut dari teori aristoteles bahwa politik adalah usaha yang ditempuh untuk mewujudkan kebaikan bersama, adakah seseorang yang tidak menginginkan kebaikan dalam kehidupan?

Hakikat politik itu sendiri merupakan usaha untuk mengelola dan menata sistem pemerintahan untuk mewujudkan kepentingan atau cita-cita suatu negara.

Hans kelen mengatakan bahwa politik itu mempunyai dua arti. Pertama, politik sebagai etik yakni berkenaan dengan tujuan manusia atau individu agar tetap hidup secara sempurna. Jika ada seseorang yang sudah ingin mengakhiri hidupnya artinya dia sudah akan berhenti berpolitik. Kedua, politik sebagai teknik yakni berkenaan dengan cara manusia atau individu untuk mencapai tujuan. Jika seseorang hanya tinggal diam saja, artinya politik dalam dirinya sedang tidak berjalan.

Nilai politik yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk kecil yang nyata dari eksistensi politik di kehidupan kita. Dibutuhkan usaha untuk memaknai setiap nilai politik yang melekat pada perilaku kita sehari-hari. Sehingga besar kemungkinan dampak dari nilai politik yang berpengaruh terhadap perilaku kita sehari-hari. Nilai politik menjelaskan tentang komitmen dan ambisi kita dalam memperoleh simpati dan empati dari orang lain, berusaha melakukan apapun demi tercapainya tujuan tersebut.

Misalnya saja seorang  mahasiswa yang barangkali berambisi menjadi yang terbaik ketika ujian. Untuk mendapat hasil yang baik, mahasiswa menggunakan cara yang salah yaitu dengan mencontek. Hal tersebut bermakna sama dengan orang berpolitik yang melakukan penyelewengan untuk mencapai suatu kekuasaan. Ilmu politik sebenarnya mengajarkan untuk didalam mencapai suatu kekuasaan menggunakan cara-cara yang baik. Tetapi , secara tidak sadar jika ilmu politik disalahgunakan fungsinya maka akan menyebabkan suatu kerancuan didalam sebuah organisasi, karena banyaknya tangan yang tidak bertanggung jawab didalam suatu kekuasaan politik.

Tidak ada yang salah dalam politik bahkan bermakna baik. Sederhananya, politik keseharian itu ketika kita melakukan apa yang kita inginkan dengan cara yang benar dan menikmatinya.

Kata orang, di dunia politik tak bisa bedakan mana kawan dan mana lawan. Itu artinya boleh saja kita berteman dengan banyak orang, tapi percayalah pada sedikit orang saja. Seseorang itu hidup terhadap apa yang diyakininya, maka positif thinkinglah

Dalam menjalani kehidupan ini, semua pilihan ada pada diri sendiri, menjalani dengan cara yang salah atau benar. Silahkan, terserah, anda bebas. Tapi ingatlah kebebasan adalah hak setiap orang, yang dibatasi oleh kebebasan orang lain.

Hidup itu ketika memiliki motivasi yang tinggi, maka berpolitiklah terhadap diri sendiri.
Hidup itu hanya sekali, enjoy IT.

Ingatlah Selalu #SafetyRoad