INFO MARKAS

Share Your Mind #02 "PUTIHKU ABU-ABU"


Oleh : Muhammad Bahri dan Riskawati P

PMR SMAN 1 Tompobulu Kab. Bantaeng

KAB.BANTAENG SULAWESI SELATAN


Telah kita ketahui bersama, kebanyakan SMA di negeri ini menggunakan seragam putih abu-abu. Warna putih melambangkan kesucian dan abu-abu merupakan warna tak jelas antara hitam dan putih. Dalam seni budaya warna abu-abu tidak ada dalam lingkaran warna yang, ada hanyalah putih dan hitam sebagai warna netral. Sejak SD, SMP dan SMA kita memakai baju warnah putih yang merupakan kesamaan kita sesama pelajar. Namun mengapa celana kita tidak seragam?. SD identik dengan warna merah melambangkan keberanian, SMP identik dengan warna biru melambangkan perdamaian dan SMA warna abu-abu yang merupakan warna tak jelas. Mengapa saya mengatakan “warna tak jelas?” karena seimbang antara hitam dan putih yang merupakan pencampuran warna netral.
            Ditingkat SMA biasanya orang berusia 17-21 tahun yang berarti mereka sudah remaja dan meninggalkan kebiasaan anak-anak mereka. Pepatah mengatakan “pemuda dan pemudi merupakan penerus bangsa dan Negara”, Kata pemuda dan pemudi merujuk pada remaja di suatu Negara yang merupakan masa yang paling labil di masa hidup.
            Banyak orang di masa remajanya akan mengalami kegagalan dan merusak masa depan mereka sendiri karena salah pergaulan. Di zaman sekarang banyak remaja mendirikan suatu kelompok berupa geng yang tujuannya bersenang-senang dan tak memandang masa depan. Kelompok seperti ini pasti merusak masa depan orang didalamnya, saat berkumpul awalnya hanya rokok-rokok biasa, setelah itu mencoba minum-minuman beralkohol dan bermain judi, masih untung jika hanya mabuk-mabukan, lebih parah lagi jika mengomsumsi narkoba. Sudah menjadi sampah masyarakat, melanggar aturan dan hukum Negara dan yang terpenting bersifat negatif. Awalya memang dimulai hal-hal yang kecil, mulai dari rokok dan berakhir pada narkotika, jika ada di atasnya narkotika mungkin dia akan mencobanya dan menjadi pecandu. Orang seperti ini pasti masa depannya sudah hancur dan menjadi sampah masyarakat. Jika remaja seperti ini hidup dan semakin banyak di negeri ini yaitu negera Indonesia, pasti Negara kita akan hancur dan dikuasai oleh Negara lain. Olehnya itu Negara kita sedang berperang melawan narkotika dengan mencegah barang seperti narkotika masuk ke Indonesia dan menghukum mati orang-orang pengedar narkoba.
Di waktu remaja seseorang juga bisa banyak belajar dari pengalaman hidup, dari remaja hingga remaja tersebut mencapai kedewasaan. Mereka belajar dari linkungan di sekitarnya, baik positif maupun negetif. Mereka mempelajari kedua-duanya dan hal positif mereka terapkan dalam hidupnya dan menghindari hal negatif, karena mereka tahu kerugian dan akibat, Dengan melihat temannya yang hancur masa depannya gara-gara pergaulan bebas. Ada yang melakukan hubungan seks sehingga hamil diluar nikah, karena tidak sabar menunggu dan ingin merasakannya. Akhirnya malu ketika pergi sekolah karena hamil dimasa remaja, ada juga mengomsumsi obat-obat terlarang dan akhirnya dipenjara apabila kedapatan karena sebagai pemakai. Masih untung jika hanya pemakai, kalau sudah jadi pengedar pasti akan dihukum mati oleh pengadilan saat ini. Remaja yang mempelajari baik buruknya suatu pergaulan dan tidak melakukan atau menirukan perilaku buruk suatu pergaulan pasti akan berhasil dan menjadi remaja yang sukses di dunia ini. Jika remaja seperti ini menempati Negara kita, Negara kita pasti akan berhasil dan bisa menjadi Negara maju. Tapi jika kita perhatikan sudah kurang remaja seperti ini.
“Hati yang baik itu melihat baiknya. Dia melihat harapan baik saat semua orang mengeluh dan memperbaiki keadaan saat orang lain menyerah”
            Telah saya jelaskan diawal, bahwa warna putih merupakan warna yang bersih melambangkan kesucian. Kita sebagai manusia lahir di dunia ini dalam keadaan suci (tanpa dosa). Seiring berjalannya waktu dalam kehidupan manusia pasti akan mendapatkan dosa dan itu tidak bisa ditentang oleh siapa pun, bahkan orang yang paling baik anda pandang pasti memilii dosa.
            Seorang manusia akan terhitung dosanya ketika sudah baligh. Seorang pria dikatakan sudah baligh ketika sudah mimpi basah dan seorang perempuan dikatakan sudah baligh ketika sudah menstruasi. Ketika seseorang baligh itu juga menandakan bahwa dia sudah mendekati masa remaja. Remaja tersebut akan memulai hidup yang diawali dengan putih yang merupakan tanda kesucian. Remaja bisa mengalami tiga situasi yaitu:
1.      Remaja bisa menetap di warna putih dengan menjaga kasucian, hidup yang baik, dan berhati-hari terhadap  pergaulan. Hal yang paling berperan dalam membantu pembentukan moral yang baik adalah keluarga, keluarga harus menjaga dan mendidik anaknya agar bisa tetap putih.  
2.      Remaja bisa menjadi abu-abu, jika remaja tersebut jika dia sudah mulai memasuki suatu pergaulan yang kurang baik di sekolah, dan sudah mencoba yang namanya pacaran, dan pacaran yang dia lakukan tidak sesuai dengan aturan agama.
3.      Remaja bisa menjadi hitam, jika remaja tersebut telah terjerumus yang namanya pergaulan bebas dan hal-hal yang dilarang oleh agama.
“saat aku terjatuh dan gagal aku akan selalu ingat wajah orang yang tersayang yang bisa kubahagiakan jika aku bangkit dan berdiri kembali”
FENOMENA PUTIH ABU-ABU                                                         
            Dalam lingkungan sekolah tingkat SMA banyak peermasalahan maupun peristiwa yang sering terjadi di sekolah, kami menyebutnya FENOMENA PUTIH ABU-ABU yaitu:
1.      Poligami pacaran
Kata poligami sering kita dengar dalam hubungan suami-istri. Tapi dalam hubungan pacaran remaja bisa saja megalaminya. Kebanyakan pria yang melakukan poligami atau menduakan pacarnya atau yang biasa kita sebut dengan kata selinggkuh, dibandingkan dengan wanita yang memang kebanyakan setia kepada pacarnya dan hanya sedikit  yang bisa move-on ketika dia diduakan sama pacarnya dan bisa saja melakukan perkelahian karena pacaran dan merusak hubungan pertemanan. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau perempuan tidak menduakan pacarnya, ada juga perempuan yang melakukan hal tersebut. Kadang ada remaja tidak puas jika hanya memiliki satu pacar.

2.      Perkelahian
Dimasa remaja perkelahian sering terjadi dan mungkin tak ada pria yang tak pernah berkelahi dengan teman diwaktu remaja. Perkelahian pasti didasari oleh suatu masalah, baik besar maupun kecilnya suatu  masalah tersebut sehingga terjadi perkelahian. Hal yang paling lucu jika perkelahian tersebut dikarenakan memperebutkan satu cewek, jelas-jelas kalau wanita lebih banyak di dunia ini dibandingkan dengan pria ibarat 1:5,  untuk apa memperebutka satu cewek. Masih banyak wanita yang lebih baik di dunia ini, jadi kalau wanita yang sudah punya pacar jangan diganggu, seharusnya wanita yang mencari pria agar bisa kebagian.

3.      Pergaulan bebas
Pergaulan bebas merupakan penghancur masa depan terbesar bagi remaja. Mulai dari belajar merokok sampai mencoba narkoba dan ciuman sampai malakukan hubungan seks (senggama). Semua itu bisa didapatkan dalam pergaulan bebas. Jadi jika ingin masa depan kalian hancur cukup dengan pergaulan bebas.  Tapi maukah masa depan anda hancur? Jawabannya pasti “tidak”, iyakan.?
            Pacaran adalah persahabatan pria dan wanita yang didasari oleh rasa cinta dan ingin melanjutkan ke jenjang pernikahan. Dalam materi PMR tepatnya materi KESJA (Kesehatan Remaja), kita telah belajar perbedaan pria dan wanita yang memasuki masa remajanya. Sebagai manusia norman, wajar kalau memiliki ketertarikan dengan lawan jenis, yang tidak wajar itu kalau ketertarikannyya dengan sesama jenis. Remaja zaman sekarang di Indonesia mungkin malu jika sudah SMA tidak punya pacar dan itu merupakan hal wajar untuk zaman sekarang, jika dibandingkan dengan remaja barat yang saya dengar malu kalau sudah SMA masih perawan.
            Masa remaja sebagai masa transisi dengan perubahan dan rentang munculnya masalah kenakalan remaja, untuk itu perlu adanya perhatian khusus serta pemahaman dan penanganan yang baik terhadap remaja merupakan faktor penting bagi keberhasilan remaja. Perlu adanya kerja sama dari remaja itu sendiri, orang tua, guru, dan pihak yang terkait agar perkembangan remaja baik di bidang pendidikan maupun yang lain dapat dilalui secara terarag.
SOLUSI

            Belajarlah kalian dengan giat, tanamkan dalam diri bahwa kita adalah penerus bangsa yang menentukan masa depan Negeri. Kita adalah  ujung tombak dari Negara ,kita yang harus mempertahankan Negara dari serangan lawan. oleh Karena itu, kita sebagai pemuda pemudi bangsa harus cerdas, dan ingin cerdas itu harus belajar dan terus belajar. Tanamkan dalam diri kita sifat-sifat baik, agar bisa meraih kesuksesan kelak. Teruslah berusaha manjalani hidup dengan tetap berfikir positif, agar putihku tidak abu-abu.

8 komentar :

 
Back To Top